DINAS PERINDAGKOP PEGUBIN GELAR PAMERAN UMKM KOPI ARABIKA, DORONG PETANI TEMBUS PASAR

Produktif.news | PEGUNUNGAN BINTANG — Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar Pameran UMKM Kopi Arabika sebagai upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani kopi lokal.

Kegiatan yang berlangsung pada 21 Juli 2026 di Kampus Universitas Okmin Papua, Kampung Esipding, Distrik Serambakon, tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut wisuda perdana Universitas Okmin Papua yang digelar pada 22 Juli 2026.

Pameran melibatkan berbagai kelompok tani kopi dari Distrik Oksibil, Serambakon, Okbi, Kalomdol, dan Batom. Para peserta menampilkan berbagai produk kopi arabika, mulai dari biji kopi mentah, biji kering, kopi sangrai, bubuk kopi, hingga produk dalam kemasan.

Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Pegunungan Bintang, Otto Yawalka, SE, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membangkitkan semangat para petani kopi agar terus mengembangkan komoditas unggulan daerah.

“Kopi memang memiliki biji yang kecil, tetapi manfaat ekonominya sangat besar. Kami berharap para petani tetap semangat menjadikan kopi sebagai sumber penghidupan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Pegunungan Bintang, Nicolaus Salawala, SE, MM, menjelaskan bahwa pameran digelar sebagai sarana memperluas akses pemasaran hasil produksi para petani.

“Selama ini banyak petani menghasilkan kopi berkualitas, namun belum memiliki jaringan pemasaran yang memadai. Melalui pameran ini, kami ingin memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas,” katanya.

Selain pameran produk kopi, kegiatan juga diisi dengan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan UMKM guna meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam mengelola usaha secara lebih profesional.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah produk kopi arabika yang dipamerkan mendapat respons positif dari pengunjung dan sebagian besar berhasil terjual selama kegiatan berlangsung.

Dalam kesempatan yang sama, pameran turut memberikan ruang bagi pelaku literasi lokal. Penulis asal Pegunungan Bintang, Omkular Sostenes Uropmabin, memperkenalkan buku berjudul “Kumpulan Cerita Dongeng, Legenda dan Mitos Suku Ngalum” sebagai upaya mendokumentasikan warisan budaya lisan masyarakat Ngalum agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Pameran berlangsung meriah dengan hiburan musik dari Bar Abip Band serta mendapat antusiasme masyarakat yang hadir. TIMO/SWDI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *