
Produktif.news | DEPOK — Majelis Ta’lim AL-UMM (Kurniya Mubarokah Al-Qur’aniyyah) menggelar kegiatan bertajuk “Dauroh Silaturahmi, Istighotsah Kubro untuk Indonesia dan Pagelaran Seni Budaya Pencak Silat Cimande Padepokan Kang Iyus” di Jalan Pemuda, Kampung Pulo, Citayam, Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB tersebut menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat semangat kebangsaan, sekaligus melestarikan seni budaya pencak silat sebagai warisan Nusantara.
Acara yang berada di bawah pembinaan Ustadz Achmad Muchrozi, S.Sos.I. itu dihadiri para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, pendekar pencak silat, serta jamaah dari berbagai daerah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Istighotsah Kubro untuk Indonesia yang dipimpin KH. M. Jufri Halim, S.Ag., M.Si. Dalam doa bersama tersebut, jamaah memohon keberkahan, keamanan, persatuan, dan perlindungan bagi bangsa Indonesia serta keselamatan para ulama, pemimpin, aparat keamanan, dan seluruh rakyat Indonesia.
Selanjutnya, Ustadz Achmad Muchrozi memimpin pembacaan Tawassul Ibadallah Rijalallah Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan Sholawat Badar. Dalam sambutannya, ia mengajak jamaah untuk senantiasa menaati Allah SWT, Rasulullah SAW, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga persatuan bangsa dengan berpegang pada Al-Qur’an, As-Sunnah, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Tausiyah kemudian disampaikan oleh KH. Kholil, S.Pd.I. yang mengingatkan pentingnya menuntut ilmu agama dan memakmurkan majelis ilmu sebagai sarana membangun akhlak mulia serta mempererat persaudaraan umat.
Sementara itu, Drs. KH. Abu Bakar Madris menekankan pentingnya memahami sejarah sebagai bagian dari identitas bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai budaya sekaligus memperkuat pendidikan agama sebagai bekal membangun generasi yang berakhlak dan cinta tanah air.
Suasana semakin semarak saat para murid Padepokan Cimande Kang Iyus menampilkan berbagai atraksi seni bela diri, mulai dari Jurus Tepak Dua, Seni Ganda Putri, Seni Tunggal Putra hingga atraksi debus yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Iyus menjelaskan bahwa Pencak Silat Cimande merupakan warisan budaya asli Nusantara yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari jati diri bangsa Indonesia.
Kegiatan juga dirangkai dengan pelantikan Majelis Ta’lim AL-UMM sebagai Dewan Pengurus Cabang Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah Kecamatan Cipayung, Kota Depok.
Menjelang penutupan acara, KH. Fathuri Wahmad, M.A. menyerahkan bantuan berupa beasiswa sekolah, pesantren gratis di Yayasan Ar-Ridho, serta kesempatan kuliah gratis di STEINU bagi anak yatim dan yatim piatu yang tergabung di lingkungan Majelis Ta’lim AL-UMM.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh ulama, tokoh masyarakat, tamu undangan, serta jamaah yang hadir.
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara dakwah Islam, semangat kebangsaan, kepedulian terhadap pendidikan, dan pelestarian budaya Nusantara sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan keharmonisan masyarakat. Suwardi






