
PRODUKTIF NEWS
Media Bacaan Berkualitas
DEPOK – Acara resepsi pernikahan Koordinator Cabang (Korcab) daerah Sawangan, kang Jamhur Robi, yang digelar di Gedung Gemintang, Sawangan, pada Rabu (16/7/2025), menjadi ajang pertemuan para ketua organ-organ Relawan Gerakan Relawan Supian Suri (GREESS) dari berbagai wilayah Kota Depok. Kehadiran mereka menunjukkan kekompakan yang masih utuh pasca kontestasi Pilkada 2024 dan beberapa bulan setelah dilantik, sekaligus menegaskan bahwa jaringan relawan GREESS tetap aktif dan kompak menjaga silaturahmi dan konsolidasi.
Meskipun resepsi bersifat personal, suasana yang tercipta berubah menjadi forum informal bagi para relawan untuk berdiskusi, menyelaraskan visi, serta memperkuat komitmen dalam mengawal pemerintahan Supian Suri–Chandra Rahmansyah sampai 2029. Perbincangan pun tak hanya sebatas nostalgia perjuangan politik, melainkan juga menyentuh hal-hal mendasar terkait kejelasan kontribusi relawan dalam pembangunan dan perubahan Depok Maju secara signifikan.
Sejumlah ketua organ menyuarakan harapan sekaligus kegelisahan mereka terhadap belum terwujudnya partisipasi aktif relawan dalam struktur pemerintahan pasca kemenangan. Menurut mereka, perlu ada sikap terbuka dari Pemerintah Kota Depok untuk merangkul para relawan dalam agenda pembangunan, bukan sekadar mengapresiasi lewat simbol atau seremoni.
“Relawan bukan hanya alat kampanye. Kami ini garda terdepan. Kami yang menjaga suara di TPS, membela calon di warung kopi, hingga door to door turun ke rumah warga. Tapi setelah kemenangan, kami belum melihat adanya skema pelibatan yang jelas dalam roda pemerintahan,” ujar salah satu ketua organ Relawan Greess ketika ditemui di Gemintang Sawangan, Rabu (16/7).
Ia menegaskan bahwa peran relawan tidak boleh berhenti pada masa kampanye saja. Mereka menantikan ruang konkret untuk berkontribusi melalui jalur resmi yang sesuai dengan kapasitas dan latar belakang masing-masing. Aspirasi tersebut mencerminkan semangat kolaboratif, bukan tuntutan politik, melainkan partisipasi dalam makna pembangunan Kota Depok.
Harapan serupa juga disampaikan secara lugas oleh ketua organ lainnya. “Kami berharap Pemerintahan Kota Depok membuka hati, membuka mata dan membuka pintu bagi aspirasi dari arus bawah. Jangan hanya mendengarkan angin segar yang membuat bapak Supian Suri dan Chandra Rahmansyah terlena dan asal bapak senang,” tegasnya.
Ucapan tersebut menjadi pengingat tajam bahwa euforia kemenangan bisa menjadi jebakan bila tidak dibarengi dengan kepedulian terhadap suara pendukung yang berjuang dari bawah. Relawan GREESS menilai bahwa partisipasi bukan soal jabatan, melainkan keterlibatan nyata dalam setiap proses kebijakan yang berdampak langsung ke masyarakat.
Meski begitu, semangat optimisme terhadap duet Supian-Chandra masih terjaga di kalangan relawan. Mereka percaya bahwa hubungan baik yang sudah terjalin selama masa kampanye harus dilanjutkan dalam bentuk kemitraan politik dan sosial yang sehat, melalui pembukaan akses komunikasi serta pelibatan dalam musyawarah perencanaan pembangunan dan wadah organ-organ relawan untuk menampung aspirasi dan ekspektasi arus bawah.
Namun demikian, relawan menegaskan bahwa harapan tersebut harus dijawab dengan tindakan. “Kami tidak ingin lima tahun ke depan hanya diisi dengan kegiatan simbolik tanpa makna. Kami ingin jadi bagian dari perubahan yang nyata sesuai jargon bapak Supian-Chandra, karena kami percaya Depok bisa lebih baik jika semua elemen dilibatkan, bukan disisihkan,” ucap salah satu tokoh relawan lainnya.
Kehadiran dan kekompakan Relawan GREESS sekota Depok hari ini harus dibaca sebagai kekuatan sosial-politik yang siap menyokong dan mengawal pemerintahan. Namun jika energi tersebut tidak dirangkul secara bijak, pemerintah berisiko kehilangan dukungan moral dari basis terkuatnya sendiri.
Relawan GREESS sekota Depok mengingatkan Supian-Chandra agar tidak tersesat di jalan yang benar. Pemerintah Kota Depok kini dihadapkan pada pilihan: menjadikan relawan sebagai mitra pembangunan yang aktif dan kritis, atau sekadar menyisakan mereka dalam catatan sejarah politik kampanye semata. Relawan telah bergerak, kini giliran Supian Suri dan Chandra Rahmansyah menjawab.
(Tim Redaksi PRODUKTIF NEWS.COM).






