
PRODUKTIF NEWS.COM
Media Bacaan Berkualitas
KIWIROK-Pegunungan Bintang,//prodyktifnews.com,-Membangun Kembali Puing-Puing Operasi Militer di Kiwirok, DPC PDI Perjuangan Pegunungan Bintang Apresiasi Langkah Bupati
Kiwirok – Pemerintah daerah bersama masyarakat terus berupaya membangun kembali wilayah Kiwirok pasca konflik bersenjata yang melibatkan aparat Tentara Nasional Indonesia dan kelompok TPNPB.
Peristiwa tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum
Pemulihan kini dilakukan secara bertahap melalui pembangunan infrastruktur,pelayanan publik,pendidikan, kesehatan, serta pemulihan ekonomi warga agar kehidupan masyarakat dapat kembali normal.
Kegiatan rekonsiliasi juga telah dilaksanakan pada 12 April lalu di Kiwirok dengan melibatkan pemerintah daerah serta Pimpinan Gereja. Pertemuan tersebut menjadi langkah penting untuk mempererat persaudaraan,memulihkan kepercayaan masyarakat dan membangun komitmen bersama menjaga kedamaian di wilayah tersebut.
Bupati Spey Bidana menegaskan bahwa pembangunan kembali Kiwirok menjadi prioritas pemerintah demi menghadirkan rasa aman dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.
Sejumlah fasilitas umum yang rusak mulai diperbaiki,termasuk jalan, rumah warga, sekolah, dan pusat layanan kesehatan. Pemerintah juga mendorong keterlibatan masyarakat lokal dalam setiap proses pembangunan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga
Kemudian Ketua DPC PDI Perjuangan Pegunungan Bintang, Yohanis Yamkin, menyampaikan apresiasi atas langkah Bupati dalam mendorong pembangunan kembali Kiwirok. Menurutnya, upaya rekonsiliasi, pemulihan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta perhatian terhadap masyarakat terdampak merupakan langkah positif yang patut didukung bersama.
Ia juga menilai kepemimpinan Bupati dalam merangkul seluruh elemen masyarakat menunjukkan komitmen nyata terhadap perdamaian dan kesejahteraan rakyat di Pegunungan Bintang.
Selain pembangunan fisik, perhatian diberikan pada pemulihan sosial melalui dialog, doa bersama, dan kerja sama lintas elemen masyarakat agar luka akibat konflik dapat dipulihkan secara perlahan.
Dengan semangat persatuan dan gotong royong, Kiwirok perlahan bangkit menuju masa depan yang damai, aman, dan sejahtera.
(Timotius Aomsen).






