
DEPOK, Produktifnews.com Wali Kota Depok, Supian Suri saat menjadi inspektur Upacara HUT ke-80 RI, bertempat di lapangan Depok Open Space , Minggu (17/08/25).
Dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya merayakan kemerdekaan dalam simbol dan seremoni, tetapi juga memaknainya melalui langkah-langkah nyata yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.
Dalam pidatonya Wali Kota mengatakan,”Ada lima langkah positif yang bisa kita lakukan dalam mengisi kemerdekaan seperti ;
Pertama menjaga kebersihan lingkungan, karena kota yang bersih mencerminkan warganya yang beradab dan bertanggung jawab.
Kemudian yang kedua, lanjutnya, ia mengajak masyarakat menanam pohon untuk kota hijau, sebagai investasi ekologis demi udara segar dan lingkungan sehat bagi generasi masa depan.
Langkah ketiga adalah penyediaan pendidikan anak dengan sekolah swasta gratis, untuk memastikan setiap anak Depok, tanpa terkecuali, mendapatkan hak yang sama untuk belajar dan berkembang.
Langkah positif keempat yang bisa dilakukan adalah terkait ruang kreatif bagi anak istimewa. Dengan menyediakan fasilitas inklusif agar mereka dapat menyalurkan bakat, mengasah keterampilan, dan meraih kepercayaan diri.
Terakhir atau kelima yaitu keberadaan Koperasi Merah Putih untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga berbasis semangat gotong royong dan kebersamaan,”ungkap Wali Kota Depok Supian Suri.MM.
“Inilah wujud pengamalan kemerdekaan yang sesungguhnya. Mengubah semangat menjadi aksi, mengubah ide menjadi karya, dan mengubah kebersamaan menjadi kemajuan,”ungkapnya.
Wali Kota juga menegaskan komitmen pemerintahannya dalam membangun kota yang modern, berdaya saing, dan sejahtera bagi seluruh warganya.Pentingnya mengaitkan semangat kemerdekaan dengan pembangunan kota. “Kemerdekaan bukan sekadar kebebasan dari penjajahan, tetapi juga kebebasan dari kemiskinan, ketertinggalan, dan kesenjangan.
“Bahwa visi Kota Depok, “Bersama Depok Maju”, menjadi pedoman utama dalam memajukan Kota Depok. Visi ini menekankan pembangunan SDM unggul, infrastruktur berkelanjutan, ekonomi kreatif berbasis teknologi, dan pelayanan publik yang cepat serta transparan.
“Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa kebersamaan. Kemajuan tidak boleh hanya dirasakan oleh sebagian kecil, melainkan hak seluruh warga,”ujarnya.
Supian menambahkan, program 100 Hari Kerja yang diluncurkan sejak Februari 2025 telah menjadi pijakan awal pembangunan. Program tersebut mencakup layanan kesehatan gratis di puskesmas, Gerakan Toilet Layak di sekolah, PBB gratis bagi NJOP di bawah Rp100 juta, serta gerakan UMKM “Jualan Sama-Sama” untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro.
“Perbaikan indikator makro Kota Depok, seperti turunnya angka kemiskinan menjadi 2,36 persen, tingkat pengangguran 5,9 persen, pertumbuhan ekonomi stabil 5,45 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 81,2 poin, kategori sangat tinggi,”paparnya.
Diakhir pidato Wali Kota, dirinya menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas pihak , baik pemerintah provinsi dan pusat, dunia usaha, perguruan tinggi, maupun komunitas masyarakat, untuk mewujudkan Depok yang maju dan sejahtera. BBB






