
PRODUKTIF NEWS. COM
Media Bacaan Berkualitas
DEPOK,-||,produktifnews.com,-Walikota Depok, Supian Suri, meresmikan Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) di Gg Masjid, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Depok, pada Senin (9/2-2026).
Kantor Kemenhaj tersebut sebelumnya merupakan Kantor Kelurahan Ratujaya yang telah direnovasi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Depok, Fauzan dihadapan awak media mengatakan, bahwa; Kementrian Urusan haji dan umrah di Kota Depok kini dipegang seutuhnya oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Depok.
Keputusan tersebut ditetapkan setelah Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) yang sebelumnya bernaung dengan Kementerian Agama, dipecah dan berdiri sendiri menjadi Kementerian Haji dan Umrah.
“Kantor Kementerian Haji dan Umrah berdiri di lahan eks Kantor Kelurahan Ratujaya di Gang Masjid, RW5 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok dan sudah ditempati pada 2026 setelah menjalani tahap renovasi,” bebernya.
Fauzan juga mengungkapkan, terkait penyelenggaraan ibadah haji, saat ini dinahkodai oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Kementerian Haji dan Umrah melakukan penyempurnaan dengan penyusunan struktur organisasi dan tata kelola dari pusat hingga Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
“Fokus kita sekarang ini, adalah sukses haji tahun 2026. Tapi dalam prosesi menuju sukses haji atau penyelenggara itu, kita juga akan mulai lagi membangun struktur organisasi di Kementerian Haji ini,” jelas Fauzan.
Sementara itu, berkaitan dengan struktur, Fauzan mengungkapkan, Kementerian Haji dan Umrah Kota Depok membutuhkan sekitar 30 orang, yang meliputi Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha, dua Kepala Seksi (Kasi) serta pegawai.
“Jadi, dibawah kepala kantor itu ada Kasubag Tata Usaha, Kasi Pengendalian Haji dan Umrah, Kasi Pelayanan Haji dan Umrah, dan seluruhnya pegawai itu kita bisa memenuhi maksimal 30 orang,” ujarnya.
Fauzan juga menyampaikan rasa terima kasihnya, kepada Wali Kota Depok Supian Suri atas dukungan maksimal yang diberikan. Meskipun saat ini sedang memproses aset pinjam pakai, pihaknya juga mendengar adanya proyeksi kantor yang lebih representatif di masa depan. Namun, aset yang diterima saat ini sudah cukup untuk mengoptimalkan pelayanan haji dan umrah.
“Alhamdulillah kami berterima kasih kepada Bapak Walikota Depok yang merespon positif bahkan men-support dengan maksimal menyediakan kita untuk aset di pinjam pakai, digunakan sebagai Kantor Kementerian Haji dan Umroh di Depok dan lokasinya itu di bekas Kantor Kelurahan Ratu Jaya,” tandas Fauzan. (suwardi).






