
PRODUKTIF NEWS
Media Bacaan Berkualutas
DEPOK// produktifnews.com– Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Depok menegaskan komitmennya mendukung sejumlah program strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, sekaligus menepis pandangan umum Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam rapat paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, kemarin.
Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKB, Babai Suhaemi, menjelaskan bahwa pernyataan Fraksi PKS dapat menimbulkan kesan seolah Pemkot tidak mendukung pembangunan Masjid Raya, program Universal Health Coverage (UHC), pengelolaan sampah berbasis teknologi, serta santunan kematian
Babai juga meluruskan soal UHC. Menurutnya, program layanan kesehatan gratis tersebut tetap berjalan pada APBD Perubahan 2025.
Anggaran UHC untuk 2026 memang belum dibahas, tapi program ini tidak pernah dihentikan,” ujarnya.
Ada warga mampu yang menerima, sementara warga tidak mampu justru tidak mendapat. Bahkan ada keterlambatan hingga berbulan-bulan, kata Babai.
Sedangkan terkait pelebaran lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Babai menegaskan hal tersebut adalah untuk menjawab tuntutan masyarakat bahwa pengelolaan sampah harus sudah beralih ke teknologi
Tanah yang luas inilah sekitar 2 hingga 3 hektar yang harus di beli dan di anggarkan, karena kebutuhan lahan minimal 2–3 hektare untuk mendukung pembangunan mesin pengelolaan sampah berteknologi tinggi tersebut,” jelas Babai.
Babai berharap perbedaan pandangan antarfraksi tetap diarahkan pada solusi, bukan menciptakan persepsi negatif di tengah masyarakat. (BBB).






