PRODUKTIF NEWS.COM
Media Bacaan Berkualitas
DEPOK – Bantuan kesulitan sosial ekonomi untuk warga di daerah Kabupaten dan Kota dari pemerintah pusat yang berkurang “Sangat Banyak”, berdampak juga berkurangnya warga penerima manfaat. Agar pulih normal kembali kesulitan warga penerima manfaat; transfer triliunan rupiah dana kas APBN ke APBD di daerah “Minim Belum Sehat” kas keuangan daerahnya tidak dikenakan kebijakan harus efisiensi nasional
Politisi Senior Kota Depok H. Hasbullah S.Pd, M.Hum, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari PAN (Partai Amanat Nasional), Ketua Perintis Utama berdirinya PAN di Kota Depok dan saat ini Sekretaris PAN Provinsi Jawa Barat,dalm kegiatan di kediamannya melaksanakan acara silaturahmi Ramadhan 1447 H dengan kader PAN se-Kota Depok, baru-baru ini.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut, dihadiri sekitar 300 kader PAN dari 63 Kelurahan di 11 Kecamatan Se-Kota Depok, Jawa Barat.
Kami juga mengundang ratusan relawan secara bertahap. Agar bisa hadir bersilaturahmi membahas berbagai masalah keuangan daerah,nasional dan dampak adanya krisis geopolitik dan global ekonomi timbul berbagai masalah dengan dikuranginya bantuan sosial ekonomi bagi ribuan warga Depok yang makin banyak alami kesulitan yang tidak dapat bantuan lagi dari dana APBD,” ucap Hasbullah yang Insyaa Allah,nanti lihat momentumnya yang baik akan kami adakan dengan Saudara kami di Bekasi.
Kemudian,kegiatannya, menjadi agenda kebersamaan yang bisa menjadi sarana komunikasi dalam menyampaikan berbagai informasi terkait kebijakan program dan kegiatan berbagai proyek pembangunan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat khususnya di Kota Depok dan Bekasi.
Dijelaskan, ada Sejumlah kegiatan program proyek bantuan pemerintah yang menggunakan sistem data desil.”Sebagai dasar penentuan penerima manfaat,” ujar Hasbullah Rahmad meyakinkan.
Dulu, bantuan sosial penerima manfaat cakupannya bisa sampai desil 10, apalagi bagi warga ber-KTP Depok.”Namun, karena pembiayaannya ditanggung bersama, yaitu 60 persen oleh Pemerintah Kota Depok dan 40 persen oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” tuturnya
Sebelumnya bantuan dari Pemerintah Provinsi untuk kegiatan program kesehatan di Depok mencapai sekitar Rp 40 miliar, Sementara kontribusi Pemerintah Kota Depok sekitar Rp 60 miliar.
Namun, lanjutnya, saat ini alokasi dari Provinsi Jabar diperkirakan hanya sekitar Rp 5 miliar.’Sehingga, jumlah penerima manfaat harus disesuaikan dengan kondisi fiskal daerah,” ujarnya tangan terharu.
Menurut Hasbullah Rahmad,manfaat bantuan sosial dari pemerintah daerah kepada rakyat yang sedang dalam kesulitan keuangan dan berbagai kebutuhan hidup sosial ekonominya, menyarankan;
“Berharap segera pulih kondisi krisis ekonomi nasional dari berbagai kesulitan kas keuangan negara dan daerah. Hal ini akibat berbagai masalah geopolitik dan masalah global ekonomi yang masih tidak stabil.berdampak hingga akhir tahun 2026,d
” disampaikan.
Hasbullah Rahmad menyarankan, kondisi ekonomi nasional dan transfer APBN ke APBD di daerah yang belum sehat dan belum mandiri kas keuangan daerahnya, dapat kembali ditransfer seperti tahun- tahun sebelumnya tanpa harus dikenakan kebijakan efisiensi,”katanya.
Semoga kebersamaan silaturahmi para kader PAN dI Kota Depok dan Bekasi, dapat membawa keberkahan dan semangat untuk terus berbuat yang terbaik sesuai visi misi Walikota Depok DR.Drs.H. Supian Suri MM bagi sekitar 2,7 juta jiwa warganya “Bersama Depok Maju”
Visi misi Walikota Depok DR.Drs.H. Supian Suri MM bagi sekitar 2,7 juta jiwa warganya “Bersama Depok Maju” dan visi misi Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) bagi sekitar 50 juta jiwa warganya di 28 Kabupaten/Kota “Jawa Barat Istimewa,”demikian hasil rangkuman yang kami peroleh dari media produktifnews com
Jurnalis : suwardi.







